 |
Kesabaran adalah Modal Dasar Kepramukaan
(Foto : Dokumen PraJu - Pramuka Batam) |
PraJu | Salam Pramuka!.. Semoga pada sore yang sejuk, di tepian bukit mentarau yang cerah ini adik-adik semua tidak lupa menjalankan rutinitas amal ibadah yaumiyahnya (
Jamaah Ashar dan Al-Matsurat). Meskipun pulangnya agak cepat, karena musim ujian sekolah, namun tetaplah Istiqomah di Jalan PraJu.
Pada kesempatan kali ini, Kak Mif akan berbagi inspirasi seputar nilai-nilai spiritual sebagai kebutuhan pokok hidup kita. Yakni tentang makna sabar, tentunya Kakak akan membahasnya dalam kaca mata Pramuka.
Adik-adik yang bersemangat, pernahkan anda mendengarkan kisah seorang pengusaha Indonesia ternama yang satu ini? Dialah Si anak Singkong Chairul Tanjung. Nama Chairul Tanjung alias CT kini tak disangsikan lagi kepopulerannya di Indonesia. Dalam usia 50 tahun, Chairul telah berhasil menjadi tokoh sukses di bidang bisnis properti, perbankan, asuransi, perhotelan, pasar modal, dan media massa. Total asetnya pun kini bernilai triliunan rupiah.
Majalah Forbes, sebuah majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat yang didirikan pada 1917 oleh BC Forbes, pada Maret 2012 mengeluarkan daftar 1.226 orang terkaya di dunia. Sebanyak 17 di antaranya adalah orang Indonesia. Nah, nama Chairul termasuk di antara 17 nama itu. Tepatnya pada urutan 634 orang terkaya di dunia.
Kekayaan pribadi Chairul disebut mencapai dua miliar dolar AS atau setara Rp 18 triliun (kurs: 1 dolar AS = Rp 9.000). Padahal, Chairul bukan berasal dari keluarga anak konglomerat. Juga bukan anak jenderal. Bos CT Corp (Chairul Tanjung Corpora) yang menaungi puluhan perusahaan ini mengaku sebagai anak dari keluarga sederhana.
Kecemerlangan seorang Chairul tak akan bersinar tanpa adanya kesabaran yang mendalam bagi dirinya. Tanpa kesabaran mungkin Indonesia tidak akan melahirkan Sang Chairul ini. Sebagaimana dituliskan dalam buku Si anak Singkong Chairul kecil adalah seorang anak yang taat beragama dan benar-benar teguh dalam menegakkan kebenaran. Bagaimana dengan adik-adik, Pengin seperti Beliau? Ayo terus baca!.
Makna Sabar
Nah... perlu adik-adik pahami, bahwa Sabar adalah kekuatan jiwa yang harus dimiliki setiap muslim, tanpa sifat sabar seseorang tidak akan mampu menghadapi berbagai godaan setan dan bisikan hawa nafsu serta tidak akan mampu menghadapi berbagai cobaan dan rintangan, sabar juga merupakan cahaya yang menerangi jalannya umat muslim dari kebimbangan terhadap berbagai kendala.
Jadi inti makna sabar dalam Islam adalah teguhnya seseorang di jalur haq dengan tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi apapun, akalnya tidak larut pada ajakan hawa nafsunya, jiwanya menolak untuk putus asa, lidahnya tidak mengeluh hanya kepada Allah, sedangkan anggota badannya ditahan untuk melakukan setiap pekerjaan yang dibenci Allah, hatinya tidak merasa gelisah tetapi selalu berada dalam keimanan, sedangkan lawan sabar adalah gelisah, tergesa-gesa, sempit dada, takut, putus asa, lemah dan mudah menyerah.
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)
Jadi Sabar adalah suatu kekuatan yang menolong manusia untuk tetap teguh, yang kadarnya tergantung kadar keimanannya. dan keimanan yang goyah ketika menghadapi bencana, ujian dan berbagai problema adalah keimanan yang palsu, sedangkan iman yang benar tidak mengenal situasi, tetap teguh dan tegar dalam menghadapi berbagai rintangan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata." (QS. Al Hajj: 11)
Sejenak mari kita renungkan, betapa kesabaran perlu kita tempa dalam berbagai macam kondisi. Tentunya adik-adik yang terbiasa dalam aktifitas kepramukaan merasakan dilatih hidup sabar. Pramuka dilaksanakan dalam rangka membina kesabaran adik-adik.
Coba adik rasakan kebelakang tempo hari, ketika adik-adik akan melakukan kegiatan perkemahan di Buper nan jauh disana, jauh dari rumah adik. Biasanya diantara adik-adik untuk mempersiapkannya ada terlintas perasaan keragu-raguan dalam persiapan mengikutinya. Ikut atau tidak yah..? itulah ujian kesabaran dimulai dari cara niat adik bersiap menhadapi perkemahan.